Tips Memilih Botol Bayi BPA-Free

3 minutes reading
Tuesday, 30 Jul 2013 09:54 0 67 Maryamah Karpov
 

memilih botol bayiBisphenol A atau yang disingkat dengan nama BPA adalah zat kimia industri yang telah digunakan untuk membuat plastik dan resin tertentu sejak 1960-an.

BPA dapat ditemukan dalam plastik polikarbonat dan resin epoxy yang umumnya sering digunakan dalam wadah untuk menyimpan makanan dan minuman, salah satunya botol bayi atau botol air.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa BPA bisa meresap ke dalam makanan atau minuman dari wadah yang terbuat dari BPA dan dapat memberikan beberapa efek negatif untuk kesehatan  bayi dan anak-anak. Para orang tua disarankan untuk tetap jeli dan waspada dalam memilih botol yang akan digunakan oleh bayi mereka.

Namun, Food and Drug Administration (FDA) telah mengatakan bahwa botol yang memiliki kandungan BPA yang sangat rendah aman untuk kesehatan. Penilaian ini didasarkan pada review ratusan penelitian yang dilakukan.

Tetapi jika Anda khawatir, maka berikut beberapa tips yang dapat kami bagi mengenai pemilihan botol yang baik untuk bayi dan anak Anda.

1. Pilih botol bayi yang berbahan kaca, porselen atau wadah stainless steel. Hal ini dikarenakan kaca, porselen atau wadah stainless steel tidak mengandung plastik apapun, sehingga tidak memiliki bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan anak Anda.

2. Jika Anda ingin membeli botol bayi dari bahan  plastik, pastikan botol tersebut memiliki tanda seperti nomor 1, 2 atau 5 dalam segitiga di bagian bawah botol. Hindari menggunakan botol bayi plastik yang memiliki tanda 7 atau “PC”, yang mungkin saja masih mengandung BPA.

3. Beli botol bayi yang memiliki ukuran lebih besar meskipun bayi Anda termasuk newborn. Ini akan lebih menghemat pengeluaran Anda, tanpa harus membeli botol baru setiap bayi Anda semakin tumbuh berkembang.

4. Pilih jenis puting silikon. Hindari memilih yang puting yang terbuat dari bahan lateks karena lateks dapat menyebabkan alergi dan komponen penyebab kanker.

5. Untuk bayi yang baru lahir, pilih jenis dot atau puting yang memiliki ukuran kecil sehingga mereka dapat belajar menghisap, sedangkan untuk bayi yang sudah berkisar 1 tahun, Anda dapat memilihkan jenis dot atau puting yang memiliki lubang berukuran lebih besar.

6. Lakukan pensterilan puting dan botol dalam panci air mendidih. Hindari menggunakan microwave sebagai bahan pensterilan karena akan membuat beberapa bahan kimia beracun menjadi larut dan tentu berbahaya bagi kesehatan anak Anda.

**

Itulah tips dan cara memilih botol bayi yang bebas BPA. Dalam memilih botol bayi bebas BPA diperlukan tingkat kejelian yang lebih tinggi dari Anda sebagai orang tua bayi. Luangkan waktu untuk mengamati setiap botol bayi yang akan Anda beli. Ini dilakukan demi menjaga kesehatan bayi Anda dan melindunginya dari dampak buruk di masa depan.

Semoga bermanfaat.

(foto: sierraclubgreenhome.com)